Informasi Terbaru - Sudah lebih dari sepekan setelah bencana tsunami di selat sunda, banyak warga teluk labuhan Banten mulai kembali kelokasi rumah masing - masing.
Warga mengais puing - puing rumah dan berharap bisa menemukan benda berharga yang tersisa.
Wiwi ( warga korban tsunami ) yang termenung menatap reruntuhan rumahnya di kampung teluk labuhan Banten, ini adalah kali pertamanya ia datang ke lokasi rumahnya, yang tersapu gelombang yang sebelumnya mengungsi ke rumah saudaranya.Agen Poker
Wiwi bersama suami dan anak bungsunya selamat dari terjangan gelombang tsunami tsunam," Yang ombak ketiga itu gedek, langsung kebawa aja gitu,berempat, kejebak di dalam gitu, pas ada ombak lagi itu langsung rumah runtuh, " Ujar wiwi.
Ia mencoba mengais benda - benda berharga dengan berharap masih dapat di gunakan kembali, namun tak ada satupun yang tersisa, kulkas dan televisi yang di temukan pun sudah dalam kondisi rusak.
Ia mengaku trauma dan tak ingin kembali tinggal di daerah itu, pemerintah kabupaten padegelang merencanakan untuk membangun hunian sementara, bagi korban tsunami.
Saat ini prosesnya telah memasuki tahap surfei lokasi oleh BNPB, ini adalah tugas BNPB bagaimana nanti konstruksinya untuk para pengungsi, di tempatkan di tempat yang lebih layak, walaupun tidak permanen, tetapi pastinya mereka lebih nyaman lah, seperti rumah tipe - tipe 36 atau 21 yang mereka bis atempati,"Ujar Irma Narulita ( Bupati Padegelang ) Agen Poker
Menurut info BNPB ada lebih 2.700 rumah warga yang rusak akibat tsunami selat Sunda.


