Breaking

Post Top Ad

Your Ad Spot

Kamis, 08 November 2018

Indonesia Meningkatkan Kebijakan untuk Memastikan Lingkungan Pendukung bagi Pertumbuhan Industri Kreatif | Agen poker

 http://aslikartu.playdomino.co/

Informasi Terbaru - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan bahwa pemerintah sangat menyadari potensi dalam ekonomi kreatif dan bahwa ia bekerja untuk meningkatkan kebijakan melalui instrumen yang tersedia untuk mendorong pertumbuhan industri di nusantara.

Berbicara di Konferensi Dunia tentang Ekonomi Kreatif di Nusa Dua, Bali, pada hari Rabu, Sri Mulyani mengatakan ada kemauan politik yang kuat dari Presiden Joko "Jokowi" Widodo untuk memungkinkan teknologi baru tumbuh dan memberikan tempat yang aman untuk inovasi untuk berkembang.

Dia mengatakan fokus pemerintah pada infrastruktur dimaksudkan untuk memberikan semua orang Indonesia yang efisien, akses rendah ke teknologi baru, termasuk fintech.

Fintech misalnya, telah berkembang pesat di Indonesia selama lima tahun terakhir, menjadi 235 perusahaan tahun lalu dari hanya 25 pada 2012, katanya.

"Infrastruktur bukanlah proyek kemewahan atau hewan peliharaan; itu adalah tulang punggung bagi Indonesia untuk merancang kebijakan ekonomi yang mencakup ekonomi kreatif dan teknologi dengan cara yang jauh lebih inklusif," kata Sri Mulyani.

Menteri mengatakan dia mendukung gagasan memperluas ekonomi kreatif, tetapi mengakui bahwa Indonesia belum menangkap potensi ini untuk yang terbaik dari kemampuannya, mengutip fakta bahwa industri hanya menyumbang sekitar 7 persen rata-rata untuk pertumbuhan ekonomi negara di tahun terakhir.

Satu hambatan melibatkan perubahan pola pikir pembuat kebijakan dan birokrasi, yang akan membutuhkan berbagai pendekatan.#agenpoker

Selama Dana Moneter Internasional dan Pertemuan Tahunan Bank Dunia di Bali bulan lalu, Jokowi menekankan pentingnya "sentuhan ringan dan lingkungan yang baik" untuk memungkinkan pertumbuhan dalam industri ini, yang bisa dalam bentuk deregulasi atau kebijakan yang lebih tepat.

Bagi Indonesia, ini adalah perumusan kebijakan yang berkembang yang telah melihat para pejabat tingkat tinggi menjangkau para pemain industri dan secara aktif mendengarkan kebutuhan dan kekhawatiran mereka, kata Sri Mulyani.

"Perekonomian digital dapat berkembang ketika formulasi kebijakan benar," katanya. "Pemerintah akan terus mendefinisikan dan merancang kebijakan yang tepat untuk ekonomi kreatif dan fintech agar berhasil."

Pada bulan April tahun ini, Kementerian Perindustrian meluncurkan roadmap "Making Indonesia 4.0" yang bertujuan untuk meningkatkan daya saing Indonesia melalui peningkatan konektivitas, teknologi, informasi dan komunikasi.

Peta jalan ini mencakup beberapa inisiatif lintas sektoral utama, seperti membangun infrastruktur digital nasional, merancang insentif untuk investasi teknologi dan menyelaraskan peraturan dan kebijakan.

Kementerian Keuangan juga melihat bagaimana hal itu dapat meningkatkan perannya, termasuk melalui penelitian dan pengembangan, atau insentif pajak.#agenpoker

"Kami juga berinvestasi dalam sumber daya manusia; orang-orang. Apakah itu dalam bentuk pendidikan awal, atau pelatihan kejuruan dan beasiswa pendidikan tinggi seperti LPDP," kata Sri Mulyani, mengacu pada Dana Wakaf Indonesia untuk Pendidikan.

Dia menyentuh upaya yang sedang berlangsung oleh pusat bekerja sama dengan pemerintah kabupaten.

"Kami berharap jika kami konsisten dan berkomitmen untuk terus meningkatkan kebijakan kami, Indonesia dapat menjadi lebih progresif dalam mengembangkan industri kreatif dan ekonomi digital sebagai potensi pertumbuhan ekonomi masa depan kami," kata Sri Mulyani.

Menteri menyatakan kesediaannya untuk belajar lebih banyak tentang ekonomi kreatif dan cara dia dapat membantu dalam perkembangannya.

"Saya tidak ragu untuk mengatakan saya mau belajar. Saya tidak tahu segalanya, tapi saya ingin selalu belajar lebih banyak dan lebih banyak," katanya. #agenpoker

Post Top Ad

Your Ad Spot

Halaman