Informasi Terbaru - Di antara penumpang Lion Air, JT610, yang jatuh ke Laut Jawa pada hari Senin, adalah penumpang penerbangan.
Itu adalah penerbangan yang sering diambil oleh orang-orang yang "bepergian" antara Jakarta dan Pangkalpinang, ibu kota Kepulauan Bangka Belitung.
Penerbangan itu, yang paling awal pada hari Senin, nyaman karena memungkinkan banyak pegawai negeri yang ditugaskan ke Pangkalpinang untuk menghabiskan akhir pekan bersama keluarga mereka di Jakarta, sebelum kembali bekerja pada hari Senin berikutnya.Agen Poker
Karyawan kantor pajak, yang berada di antara penumpang pesawat yang jatuh, sering kali naik pesawat sehingga dikatakan dengan nada bercanda bahwa mereka “membeli pesawat dengan angsuran”, berbagi pejabat kantor pajak.
Penumpang lainnya menangkap penerbangan untuk kembali ke kampung halaman mereka setelah mengunjungi orang tua mereka atau pergi berlibur akhir pekan di Jakarta, sementara yang lain naik pesawat untuk perjalanan bisnis cepat.
Keluarga dan teman-teman dari beberapa korban kecelakaan pesawat telah berbicara dengan The Jakarta Post. Di bawah ini adalah wajah dan cerita mereka.
Paul Ayorbaba, 43, adalah seorang karyawan di sebuah perusahaan pelayaran yang berbasis di Jakarta, posisi yang sering memaksanya untuk meninggalkan istrinya, Inchy Ayorbaba, dan tiga anak di belakang di Jakarta.
Putrinya, Finanda Naysyifa, 13 tahun, "Nanda" Ayorbaba, mengatakan ini adalah pertama kalinya ayahnya terbang ke Pangkalpinang untuk perjalanan bisnis. Agen Poker
"Dia biasanya berangkat ke Palembang atau Surabaya ketika dia pergi ke luar kota," katanya kepada The Jakarta Post, Rabu. “Saya pikir ini adalah pertama kalinya dia pergi ke Pangkalpinang.”
Ibu Paul, Tiece Makalew, 69, mengatakan pada pagi yang menentukan itu, putranya pergi untuk mengurus bisnis dan mengirim dokumen ke cabang Pangkalpinang perusahaannya.
Dia ingat putranya sebagai pria yang penuh kasih dan lembut yang tidak pernah ragu untuk membela siapa pun yang mengancam kerabat terdekatnya. Penggila Real Madrid juga penggemar berat sepakbola dan berolahraga secara teratur.
Paul adalah perenang yang baik, kata Nanda. Itulah mengapa dia berharap Paul akan selamat ketika mendengar bahwa pesawat itu jatuh ke laut.
"Saya yakin ayah bisa berenang keluar dan selamat dari kecelakaan itu," katanya. "Saya masih memegang janjinya bahwa dia hanya akan pergi selama dua hari." Agen Poker




Tidak ada komentar:
Posting Komentar