Informasi Terbaru - Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Thomas Lembong mengatakan pemerintah telah kehilangan fokus dalam upaya untuk meningkatkan peringkatnya dalam Indeks Kemudahan Bisnis Bank Dunia, setelah meluncur satu tempat ke posisi 73 dari tahun lalu.
"Saya ingat ketika Presiden menyoroti pentingnya kemudahan melakukan bisnis pada tahun 2014. Kami semua bersemangat dan antusias," katanya di Kantor Menteri Koordinator Bidang Perekonomian di Jakarta pada hari Kamis. #agenpoker
"Namun, saya harus mengakui bahwa pada 2017, kami kehilangan fokus kami. Antusiasme kami tidak setinggi di 2014 hingga 2016."
Ini adalah kali kedua Lembong mengkritik kinerja pemerintah tentang kemudahan berbisnis. Dia membuat pernyataan serupa awal pekan ini ketika dia mengumumkan pengurangan investasi asing pada kuartal ketiga 2018.
Dia mengatakan pada hari Kamis bahwa sudah waktunya bagi pemerintah untuk melakukan introspeksi karena negara-negara lain telah bekerja keras untuk meyakinkan investor melalui reformasi regulasi.
"Banyak negara lain menyadari bahwa kemudahan melakukan bisnis dapat menjadi alat pemasaran yang penting untuk menarik investasi, meninggalkan Indonesia," katanya, mengacu pada Afghanistan, Djibouti dan Cina, yang semuanya melihat lompatan signifikan dalam kemudahan melakukan bisnis. peringkat. #agenpoker
Indonesia duduk di belakang Malaysia (15) dan Thailand (27) adalah peringkat, sementara di bagian atas daftar duduk adalah Selandia Baru, Singapura, Denmark, Hong Kong dan Korea Selatan.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar